Di dunia baru tersebut, mereka percaya akan mendapatkan kenikmatan seperti kebaikan dan lain sebagainya.
Berdasarkan buku 'Dari Aleksander Agung Sampai Bar Kokhba' karya Prof Dr H Jagersma gerakan apokaliptik banyak muncul dalam masa penindasan dan penghambatan.
Diketahui, istilah tentang sekte apokaliptik ini mencuat di tengah viralnya kasus kematian satu keluarga di Kalideres.
Korban diduga meninggal setelah tidak makan berhari-hari. Kriminolog UI Adrianus Meliala kemudian menduga bahwa keluarga tersebut merupakan penganut paham apokaliptik.
"Mungkin, keempatnya adalah penganut keyakinan menyimpang tentang hidup setelah mati. Tindakan melaparkan diri adalah bagian untuk mencapai kesempurnaan hidup," ujar Adrianus.
Dugaan ini didasarkannya pada sejumlah fakta yang ditemukan pihak kepolisian. Seperti tidak ditemukan makanan maupun minuman di rumah tersebut. Selain itu, kulkasnya pun tampak kosong tak berisi.