Sejarah Wilayah Tambora Jakbar dan Kisah Perjuangan 2 Ulama Melawan Belanda di Batavia

sujoni
Masjid Jami Tambora di Tambora, Jakarta Barat menjadi cikal bakal permukiman di wilayah tersebut. (Foto: senibudayabetawi.com)

JAKARTA, iNews.id - Wilayah Tambora di Jakarta Barat (Jakbar) dikenal sebagai permukiman padat penduduk di DKI Jakarta. Bahkan pada tahun 2018 wilayah Kali Anyar di Tambora tercatat sebagai permukiman terpadat di Asia Tenggara.

Sebagai daerah yang padat penduduk serta rumah yang berdempetan, wilayah Tambora selalu menghadapi ancaman yang sama dari tahun ke tahun yaitu kebakaran. Bahkan beberapa waktu lalu terjadi kebakaran yang menewaskan lima orang.

Di balik persoalan yang ada, Tambora ternyata memiliki sejarah panjang dalam membentuk peradaban di Jakarta bahkan Indonesia. Dikutip dari lama senibudayabetawi.com, Sabtu (11/12/2021), nama Masjid Jami Tambora menjadi cikal bakal nama daerah tersebut.

Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Jakarta yang didirikan sejak 300 tahun lalu. Keberadaan Masjid Jami Tambora tak lepas dari perjuangan dua tokoh agama yakni KH Moestojib dan Ki Daeng. 

Dua tokoh ini berasal dari Ujung Pandang (Makassar sekarang) dan lama tinggal di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyebarkan Islam. Nama Tambora juga merujuk pada Gunung Tambora.

Pada tahun 1176 H (1756 M), KH Moestojib dan Ki Daeng dikirim ke Batavia oleh Belanda karena menentang dan dihukum paksa selama lima tahun. Usai dihukum, mereka berdua tak bisa kembali ke Sumbawa karena bersamaan dengan meletusnya Gunung Tambora. Dua ulama itu pun membangun masjid bernama Masjid Tambora.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
9 jam lalu

Geger! Pria Tewas Ditusuk di Kampung Ambon Jakbar, Berawal dari Cekcok

Nasional
11 jam lalu

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba di Hotel Jakbar, Tangkap 14 Tersangka

Megapolitan
13 jam lalu

Kecelakaan di Daan Mogot Jakbar, Pemotor Tewas Ditabrak Mobil Innova

Megapolitan
1 hari lalu

Polisi Tangkap 1 Pelaku Begal di Pinggir Tol Kebon Jeruk, 3 Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal