"Tadi sudah saya cek bahwa mungkin ini koleksi yang paling lengkap se-Asia Tenggara. Wisatanya dapet, olahraga basketnya dapet dan penting edukasinya dapet. Saya titipkan di tengah pandemi pastikan protokol kesehatannya karena basket ini contact sport kita lagi penerapan CHSE," ungkapnya.
Diharapkan, dengan adanya The Bucketlist ini mampu membangkitkan gairah ekonomi kreatif dalam memajukan pariwisata di tengah pandemi covid-19.
"Mudah-mudhan kita bisa bangkitkan ekonomi, bangkitkan semangat masyarakat pulihkan ekonomi kreatif majukan pariwsata dan paling penting buat saya adalah bersama-sama bangkit di saat sulit menang melawan covid," harap Sandiaga.
Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku bangga dengan hadirnya The Bucketlist Indonesia. Selain untuk tempat berolahraga basket, pengunjung bisa sekaligus mendapat edukasi melihat cerita inspiratif dari para pemain ternama.
"Yang istimewa dari sini adalah aspek edukasinya. Lapangan dimana-mana banyak, tapi yang luar biasa edukasinya. Dimana lagi anak-anak bisa belajar jatuh bangunnya Michael Jordan dan banyak lagi cerita inspiratif. Ini bukan saja membuat menyenangkan olaharaga tapi juga menginsipirasi," ucap Bima.
Sementara itu, salah satu pendiri The Buckedlist Indonesia Helmy Yusman Santoso mengatakan tempat ini sebagai one stop basketball experience yang menghadirkan edukasi, pengalaman dan entertainment seputar dunia basket bagi pecintanya.
"The Bucketlist Indonesia merupakan salah satu upaya kami dalam mengabadikan pencapaian para bintang basket nasional maupun internasional. Dengan dibukanya Bucketlist Indonesia, kami juga berharap dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga bola basket sekaligus menginspirasi pecinta basket terus bermain basket," tutur Helmy.