"Pengakuan dari AA, beliau sudah menjalankan mengemis itu sejak tujuh bulan mengaku buta, tapi sebelumnya udah mengemis, dia muter," tuturnya.
Lebih lanjut, Kurniawan menjelaskan penangkapan AA dan ML bermula kala pihaknya berpatroli di Jakarta Timur. Saat melintasi Halim, sambungnya, pihaknya mendapati AA dan ML.
Saat itu, TRC P3S Sudin Sosial Jakarta Timur langsung mengangkut AA dan ML ke mobil patroli. Hanya saja, petugas syok kala mengetahui AA dan ML bisa melihat.
"Ketika dibawa, pengemis tersebut rupanya bisa melihat. Ketika ditanya memang pelaku mengakui kalau dirinya pura-pura buta," tutur Kurniawan.
"Awalnya mereka mengaku matanya agak buram, setelah kita tanya ulang, akhirnya dia mengakui kalau dirinya ingin pura-puura buta ingin dapat belas kasihan," tambahnya.