Pramono Ungkap Gedung yang Terbakar di Kemayoran Tak Sesuai Standar, Dibangun Tanpa Aturan

Danandaya Arya Putra
Gedung Terra Drone yang terbakar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). (Foto: Yudistiro Pranoto)

"Memang ada pemadam, hydrant-nya ada, tetapi yang tidak ada adalah bagaimana kemudian mereka kan menjual atau pun menyiapkan baterai litium untuk drone-nya, yang jadi problem kan kemarin itu," ucapnya.

Pascakejadian itu, dia memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bertanggung jawab menanggung biaya pemakaman puluhan korban. Sementara untuk penyelidikan lebih lanjut, Pramono menyerahkan kepada pihak kepolisian.

"Tugas pemerintah Jakarta yang saya pimpin adalah bagaimana memberikan kemudahan bagi siapa pun yang meninggal untuk bisa dibantu dimakamkan di Jakarta atas tanggung jawab pemerintah Jakarta, termasuk yang luka, sakit, dan sebagainya, kami tanggung," ucapnya.

Diketahui, kebakaran melanda Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut total terdapat 76 orang dalam gedung saat insiden terjadi. Dari jumlah itu, 54 orang berhasil selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Periksa 8 Saksi terkait Kebakaran Gedung di Kemayoran, Apa yang Didalami?

57 tahun lalu

Usai Kebakaran Maut, Gedung Terra Drone Kemayoran Dipasangi Garis Polisi

57 tahun lalu

3 Jenazah Korban Kebakaran Gedung di Kemayoran Teridentifikasi, Ini Identitasnya

57 tahun lalu

Daftar Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal