“Terus terang, saya sungguh tidak menyangka Taman Lapangan Banteng ini sangat bagus. Komunitas yang datang menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Tadi saya bertemu dengan komunitas sepeda malam, komunitas reptil, komunitas kucing dan anjing, komunitas pecinta taman malam, komunitas yoga, dan sebagainya,” kata dia.
Dia pun berharap keberadaan taman 24 jam bisa menjadi wadah untuk berinteraksi, bersilaturahmi, berbagi, dan saling mendukung sesuai minat masing-masing. Dia yakin, melalui taman-taman ini akan tumbuh rasa toleransi, kebersamaan, rasa memiliki terhadap Kota Jakarta, serta saling menghormati antarwarga.
“Mudah-mudahan, dengan dibukanya lima taman 24 jam ini, masyarakat Jakarta memiliki lebih banyak ruang untuk menikmati waktu setelah pulang kantor. Ada perpustakaan, museum, dan taman. Nanti akan ada aktivitas lain yang kami siapkan agar semakin banyak ruang bagi warga Jakarta untuk mengekspresikan diri,” ucap dia.