Setelah acara tersebut, Pramono mengaku menerima informasi terkait siswa yang mengalami keracunan. Menurutnya, terdapat puluhan siswa yang diduga mengalami keracunan dan dirawat di tiga rumah sakit yang berbeda.
"Total korbannya 54, salah satu yang paling banyak di (RSKD) Duren Sawit. Saya mau ke sana setelah ini," kata Pramono di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Sabtu (4/4/2026).