JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membeberkan langkah senyap yang dilakukan sebelum melantik puluhan pejabat strategis eselon II DKI Jakarta baru. Dia mengaku menggunakan akses intelijen untuk mencari tahu latar belakang calon pejabat tersebut.
"Tidak sampai dua bulan, baru satu-satunya gubernur dan wakil gubernur, yang sudah melantik 61 orang pejabat di lingkungan pemerintah DKI Jakarta tanpa ada riak apapun. Tanpa ada riak apapun," ucap Pramono di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan dikutip, Senin (26/5/2025).
Pramono menambahkan, dirinya memiliki akses ke Badan Intelijen Negara (BIN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hingga Badan Intelijen Strategis (BAIS). Lembaga itu digunakannya untuk mendalami latar belakang calon anak buahnya di lingkungan Pemprov DKI.
"Kenapa saya pilih? Saya 10 tahun menjadi Sekretaris Tim Penilai Akhir Pemerintah Pusat. Sehingga saya punya akses ke BIN, PPATK, BSSN, BAIS, dan sebagainya, dan semua terkejut orang-orang yang saya pilih," tuturnya.
"Sampai bilang 'Kok bisa, Pak Gubernur tau, Pak Wakil Gubernur tau' dan betul-betul senyap, kemarin sudah dilantik," ucap Pramono.