Dia mengaku telah memerintahkan petugas dishub untuk langsung merespons fenomena yang terjadi tanpa menunggu viral.
"Tetapi memang ya eranya juga era sosial media, begitu cepatnya kecepatan sosial media dibandingkan dengan kecepatan untuk menjelaskan, menerangkan persoalan apa adanya," tuturnya.
"Enggak perlu dikemas-kemas dan sebagainya. Sehingga dengan demikian dengan penyelesaian secara langsung oleh Sudin Perhubungan Jakarta Timur dengan driver ojol dan kemudian sudah dijelaskan kepada publik, mudah-mudahan yang seperti ini tidak terulang kembali," ucap dia.
Diketahui, video driver ojol yang histeris saat sepeda motornya ditertibkan petugas Sudinhub Jakarta Timur viral di media sosial. Dalam tayangan itu, pengemudi terlihat memohon kepada petugas sembari membawa pesanan makanan yang hendak diantarkan ke pelanggan.
Dia berteriak meminta bantuan karena kendaraan yang digunakan untuk bekerja telah diangkut petugas.