"Itu yang menjadi kesulitan kita dilapangan karena 1001 alasan ada yang alasannya pegawai apotek, rumah sakit, padahal itu hanya keterangan yang dibuat buat jadi kita harus membuktikan dengan identitas," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menegaskan bahwa pelaksanaan PPKM Darurat ini agar dilaksanakan secara ketat dengan mengindahkan tindakan yang humanis dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait aturan PPKM Darurat.
"Informasikan kepada masyarakat, perusahaan serta pelaku - pelaku usaha terkait aturan ini, lakukan secara humanis, tindak tegas apabila ada pelanggaran agar PPKM Darurat ini bisa berhasil memutus rantai penyebaran Covid-19," tegas Arief.
Selain itu, Arief juga menyampaikan bahwa dari jajaran TNI dan Polri akan menambah personil untuk membantu menegakan PPKM Darurat di wilayah Kota Tangerang.
"Dalam melaksanakan PPKM Darurat ini, kami juga dibantu oleh TNI dan Polri serta menambah personil di beberapa wilayah untuk menegakan PPKM Darurat," katanya.