Polisi Autopsi Selebgram Medan selama 5 Jam, Usut Dugaan Malapraktik Sedot Lemak

Muhammad Refi Sandi
Kasus kematian selebgram asal Medan ENS (30) usai sedot lemak naik ke tahap penyidikan. Klinik WSJ Beauty di Depok digaris polisi. (Foto: Muhammad Refi Sandi)

Proses ekshumasi dan autopsi ini bertujuan untuk melengkapi alat bukti yang telah dikumpulkan dalam penyelidikan. Arya menekankan pentingnya tindakan ini untuk menentukan penyebab kematian korban dan memastikan apakah ada tindak pidana dalam kasus ini.

"Ini adalah tindakan yang harus dilakukan untuk menentukan penyebab kematian dan melengkapi alat bukti yang kami miliki. Kami berkomunikasi dengan pihak keluarga korban dan mereka mengerti pentingnya proses ini," kata Arya.

Dalam penyelidikan dugaan malapraktik ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dokter berinisial A, pemilik klinik berinisial W, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati. Namun, hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aisar Khaled Diduga Jadi Pacar Baru Vilmei, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Penyebab Vilmei dan Willie Salim Putus, Ada Orang Ketiga?

57 tahun lalu

Geger! Vilmei dan Willie Salim Putus setelah 6 Tahun Bersama

57 tahun lalu

Hasil Autopsi Balita Dibunuh Paman di Bekasi: Korban Alami 32 Luka Tusuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal