Perdagangan Orang Masih Marak, Imigrasi Tangerang Bentuk Desa Binaan

Isty Maulidya
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang membentuk Desa Binaan Imigrasi untuk menangani perdagangan orang. (Foto Imigrasi).

“Kita mengharapkan, dengan Desa Binaan Imigrasi ini, perangkat desa seperti pak camat, pak kepala desa, bisa memberikan edukasi kepada masyarakatnya, untuk mereka betul-betul memahami apa yang harus dilakukan kalau harus ke luar negeri, bekerja di sana, agar semua bekerja sesuai prosedural,” ujar Dodot.

Masyarakat desa banyak menjadi incaran sindikat untuk terjadinya perdagangan orang. Karena pengetahuan yang kurang, mereka dikhawatirkan akan dipekerjakan dengan pekerjaan dan upah yang tak layak. Bahkan bisa juga masuk dalam sindikat jual beli organ manusia jaringan internasional.

“Untuk itu, kita bentuk desa binaan ini. Di Banten saat ini ada 46 desa, namun jumlah tersebut akan terus bertambah,” kata Dodot.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Rakha Sukma Purnama mengatakan, pihaknya menyiapkan petugas untuk membina desa binaan tersebut. Petugas akan mensosialisasikan tata cara pergi ke luar negeri dan bekerja di luar negeri sesuai aturan. Sehingga masyarakat desa tidak terjebak dan menjadi korban dalam TPPO.

“Bukan hanya petugas dari kami, namun juga kerja sama dengan stake holder terkait. Seperti Polri/TNI. Sehingga, semakin banyak lagi masyarakat kita selamatkan dari modus sindikat TPPO,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Taufik Hidayat Penyekap Pacar di Bandung Sempat Kabur ke Tangerang

57 tahun lalu

Dirjen Imigrasi Perintahkan Anak Buah Kooperatif dengan KPK: Buka Akses Seluas-luasnya

57 tahun lalu

Kebakaran Pabrik Karet di Tangerang, Api Masih Berkobar sejak Semalam

57 tahun lalu

KPK Geledah 3 Lokasi di Bali terkait Kasus Silmy Karim, Termasuk Kantor Imigrasi Denpasar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal