"Makan dan minum di dalam bus dipersilakan pada waktu berbuka puasa, dengan durasi maksimal 10 menit setelah azan Magrib," ujarnya.
Ayu menambahkan, pelanggan juga dipersilakan untuk menuju area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa.
"Pelanggan diimbau untuk selalu menjaga kebersihan di seluruh area layanan Transjakarta," ucapnya.
Ia mengatakan, selama bulan Ramadan, Transjakarta tetap beroperasi normal dan melayani pelanggan selama 24 jam pada 14 koridor utama. Melalui kebijakan ini, Transjakarta berharap perjalanan pelanggan selama Ramadan tetap terasa nyaman, tertib, dan penuh makna.