Pengacara Sebut Nanik S Deyang Merasa Dibohongi Ratna Sarumpaet

Irfan Ma'ruf
Usai pemeriksaan Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang menghindar usai menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Polda Metro Jaya. Nanik terlihat berjalan cepat dikawal beberapa orang menuju mobil yang sudah menunggu di depan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pengacara Nanik, Marthadinata mengatakan, kliennya merasa lelah setelah menjalani pemeriksaan selama 12 jam. Nanik tiba di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/10/2018), pukul 13.00 WIB dan baru selesai pemeriksaan Selasa dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

“Ibu puasa jadi capek sekali," kata Marthadinata, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10/2018).

Menurut dia, Nanik menjalani pemeriksaan secara kooperatif dan tanpa tekanan, serta dibantu penyidik yang bekerja professional. Nanik disodori 30 pertanyaan yang diajukan penyidik terkait ujaran kebohongan (hoaks) Ratna Sarumpaet.

“Kita harus garis bawahi, Bu Nanik diperiksa dalam rangka untuk memberikan keterangan terhadap Ratna Sarumpaet,” ujar dia.

Marthadinata menuturkan, kliennya merasa sangat dibohongi Ratna yang awalnya bercerita menjadi korban pengeroyokan orang tidak dikenal di Bandung, namun ternyata rekayasa untuk alasan setelah menjalani operasi bedah plastik.

Nanik menjalani pemeriksaan sebagai saksi yang menyampaikan cerita pengeroyokan Ratna kepada Prabowo Subianto. Namun, Marthadinata enggan merinci materi-materi yang diajukan penyidik kepada Nanik.  

“Selengkapnya tanyakan ke Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya),” ucap Marthadinata.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Cekcok Rebutan Lahan Parkir, Pria di Blok M Jaksel Ditusuk

Megapolitan
7 hari lalu

Hujan Deras Guyur Jakarta, Jalan DI Panjaitan Jaktim Tergenang 50 Cm

Megapolitan
8 hari lalu

Ibu Bahar bin Smith Laporkan Balik Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan ke Polisi

Nasional
12 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal