Penertiban Ganjil Genap Sebabkan Antrean Kendaraan, Ini Kata Wali Kota Bogor

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (Foto: Putra Ramadhani).

BOGOR, iNews.id - Aturan ganjil genap pelat nomor kendaraan di seputaran Sistem Satu Arah (SSA), Bogor selama dua jam dinilai untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Terutama di waktu menjelang berbuka puasa. 

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, mobilitas tinggi berpotensi terjadi kerumunan yang bisa memicu kenaikan kasus virus corona (Covid-19).

"Jadi ganjil genap Sabtu-Minggu selama dua jam ini target utamanya menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas karena mobilitas tinggi lah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus corona," ujar Bima di Bogor, Sabtu (1/5/2021).

Dia menilai wajar jika, pelaksanaan ganjil genap menyebabkan antrean kendaraan di beberapa titik ruas jalan. Masyarakat diimbau mengurangi mobilitas jika tidak ingin terjebak macet.

"Pesan kita kalau enggak mau terjebak macet besok ya kurangi mobilitas. Ini pra kondisi menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas," ucapnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan aturan ganjil genap akan diperluas atau dilanjutkan pada akhir pekan depan. Kepastiannya, kata dia akan dibahas bersama Forkopimda Kota Bogor.

"Jadi ada fasenya Tanggal 6 itu pengetatan karena dilarang total untuk mudik ada penyekatan di enam titik. Sekarang pra kondisi menuju ke sana, hanya di pusat kota dulu. Ini pra kondisi menyampaikan pesan peringatan awal kepada semuanya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Yusril soal Persekusi Transpuan di Bogor: Jangan Main Hakim Sendiri!

4 hari lalu

Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga akibat Serangan Jantung

9 hari lalu

Truk Nyangkut di JPO Tendean Bikin Macet, Pengendara Diimbau Lewat Jalur Alternatif

10 hari lalu

Hari Pertama Sekolah, Lalu Lintas Simpang Cawang hingga MT Haryono Macet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal