Pendar Terang Gedung Pusat Dakwah, Potret Energi Terbarukan di Jantung Jakarta

Irfan Ma'ruf
Seorang teknisi mengecek Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (30/8/2021). (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf).

"Kalau kita kalkulasi, penghematan bisa sampai 39 persen," katanya. 

Zainuddin menyebut penggunaan tenaga surya di iklim tropis seperti Indonesia merupakan langkah tepat. Muhammadiyah, kata dia, terus memperluas penggunaan PLTS atap ini antara lain di kantor Yogyakarta, juga Universitas Muhammadiyah Malang.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan, ada tiga program yang sedang digarap terkait hal ini. Pertama,  menyediakan listrik ke masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik dengan pemanfaatan PLTS skala kecil. 

Program kedua, yakni pemanfaatan PLTS skala besar dengan pembuatan proyek sangat besar untuk PLTS terapung di Ciratas dengan kapasitas 145 megawatt. PLTS ini diharapkan terbesar di ASEAN. 

Terakhir, PLTS Atap yang dikembangkan oleh konsumen, baik konsumen PLN atau yang lainnya. Saat ini pemerintah tengah melakukan finalisasi dari sisi regulasi melalui peraturan menteri. 

Dia menyebut PLTS Atap akan menjadi potensi besar dari yang tertulis hanya 32,5 gigawatt. Jumlah itu berasal dari asumsi awal sektor pemerintah dan rumah tangga. Dia mengatakan, sejak 2014 hingga 2018 sebanyak 4.000 PLTS terpasang di seluruh Indonesia. 

"Secara total teknis, jangka pendek itu 32,5 gigawatt. Ini potensi, nanti pasti harus didetailkan lagi," ucapnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Istana Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non-subsidi Pertamina Tak Naik 1 April 

Nasional
14 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Nasional
16 hari lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Nasional
19 hari lalu

PLN Ungkap Sisa Cadangan Batubara untuk Pembangkit Listrik jelang Lebaran di Atas 19 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal