Pemprov DKI Ungkap Penyebab Dana Mengendap Rp14,6 Triliun: Akselerasi Pembayaran

Muhammad Refi Sandi
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan alasan ada dana mengendap Rp14,6 triliun. (Foto: Pemprov DKI)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta buka suara terkait adanya dana milik Pemda yang mengendap Rp14,6 triliun. Menurutnya, hal itu terjadi karena adanya akselerasi pembayaran.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, tingginya dana yang disimpan di bank bukanlah intensi Pemda untuk menyimpan dana demi mendapatkan keuntungan/imbalan bunga. Namun, sebagai bagian dalam mengatur pola keuangan di akhir tahun yang meningkat.

"Hal ini berkaitan dengan pola belanja Pemda, termasuk Pemprov DKI, yang mengalami akselerasi pembayaran pada triwulan terakhir," ujar Eli di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Eli menjelaskan, SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Jakarta akan tinggi sampai bulan November. Lalu, akan menyusut drastis di bulan Desember setiap tahunnya.

Hal itu wajar terjadi seiring dengan pembayaran yang meningkat signifikan pada dua bulan terakhir.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi, Pramono: Jakarta Harus Jadi Rumah Semua Suku dan Agama

57 tahun lalu

Pramono bakal Resmikan Sejumlah Infrastruktur Baru Sambut HUT ke-499 Jakarta, Apa saja?

57 tahun lalu

Pramono Andalkan AI dan Teknologi Digital, Bidik Jakarta Masuk 20 Kota Global Dunia di 2045

57 tahun lalu

Pramono: Gedung 4 Lantai atau Lebih Wajib Terhubung ke CCTV Pemprov Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal