Menurutnya, kaca loket pecah dan satu unit komputer rusak tertimpa material plafon. "Tidak ada korban sama sekali," katanya.
Dia memastikan, pelayanan RS Kartika tetap berjalan normal. Para pasien yang sebelumnya berhamburan ke luar lobi, kini dapat kembali mengantre.
"Berjalan seperti biasa, sambil menunggu rampungnya perbaikan (plafon), kita targetkan rampung perbaikan hari ini dan meja pendaftaran yang utama bisa digunakan seperti biasanya," ucapnya.
Sementara itu, Andine Sidauruk, salah satu pasien RS Kartika menceritakan detik-detik insiden plafon runtuh. Dia datang ke RS Kartika Pulomas untuk menjalani fisioterapi dan kaget saat plafon tiba-tiba runtuh di meja pendaftaran.
"Suara ambruknya kayak geledek gitu, terus pasien banyak karena lagi penuh. Saya sih lihatnya tadi pada berhamburan," kata Andine.