"Nggak ada omzetnya, dapat nol rupiah, kalau biasanya kan bisa saja mencapai Rp50 juta. Ya orang nggak ada pembelinya," ucap Dedi.
Dedi menambahkan, banjir ini disebabkan hujan deras yang mengguyur sejak malam hari. Kondisi ini diperparah dengan drainase yang mampat.
"Kalau gorong-gorongnya mampat, dia (air) masuk ke dalam pasar pasti," kata Dedi.