Ia juga berpesan agar seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di kampus UNISMA Bekasi mampu bergandengan tangan untuk memajukan pendidikan bangsa.
“Mudah-mudahan dengan ilmu, produktif, gigih dan semangat dalam membangun peradaban dari UNISMA ini dapat berstransformasi jadi Universitas Muhammadiyah Indonesia, dan menjadi pusat peradaban dunia yang cerah dan mencerahkan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy turut memberikan pandangannya. Baginya, UNISMA Bekasi memiliki nilai historis tersendiri karena pernah menjadi bagian dari pendampingan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
“UNISMA Bekasi yang merupakan universitas tertua di Kota Bekasi ini menjadi tonggak sejarah baru dakwah Muhammadiyah. Sebab setelah ini dalam waktu dekat akan melakukan pembangunan rumah sakit Muhammadiyah di Kota Bekasi,” ungkap Muhadjir.
Dukungan juga datang dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono. Ia berharap hadirnya Muhammadiyah dengan berbagai langkah strategisnya dapat mendongkrak kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.
Menurutnya, keberadaan Muhammadiyah selalu membawa manfaat bagi masyarakat luas. “Muhammadiyah adalah organisasi internasional yang setiap hadirnya berdampak dan memberi manfaat untuk bangsa,” ujar Tri Adhianto.