Dia menerangkan, OS itu dilaporkan hilang usai longsor melanda kawasan Megamendung. Guna memastikan identitas korban, polisi masih menunggu hasil autopsi dan identifikasi tim dokter RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Keluarga laporannya sebetulnya ke Polsek Megamendung, tapi di-rally (diteruskan) ke tempat kami karena tempat kami kebetulan ada temuan jasad itu," jelasnya.
Namun, Mansur belum menerima laporan dari Kemendagri terkait mayat tersebut.
"Saya belum dapat laporan informasi seperti itu walaupun informasi yang berkembang di luar, di media sosial, nggak tahu dari mana sumbernya. Namun, sampai saat ini kami yang Polsek Pancoran yang sedang menangani kasus tersebut belum menerima aduan korban ini adalah PNS," katanya.