Melihat Lahan Pertanian di Antara Beton Jakarta

Yohannes Tobing
Lahan Pertanian di Jakarta (Foto: Yohannes)
Penampakan lahan pertanian di Jakarta (Foto: Yohannes)

Menurut Tarsiman, selama dirinya mengelola lahan tersebut setiap bulannya mampu menghasilkan berbagai jenis sayur dan di pasarkan melalui tengkulak.

"Banyak yang sering di panen. Kaya sayur kangkung itu masa tanam 17 hari. Satu setengah bulan bisa dua kali panen. Dan dijual ke tengkulak seharga Rp5.000 perikat," ucapnya.

Dalam sebulan, Tarsiman bercerita jika tidak ada gagal panen, maka dirinya bisa meraup keuntungan hingga jutaan. "Penghasilan sebulan sih bisa sampai Rp3.000.000 itupun kalau laku banyak," tuturnya.

Sementara itu petani lainnya, Kasam (40)  mengatakan, sejak tahun 2016 dirinya membawa keluarganya ke Jakarta setelah mendapat tawaran bertani yang menggiurkan dari saudaranya.

"Kalau di kampung bertani dalam setahun paling banyak 3 kali panen. Kalau di sini setiap bulan panen. Walaupun hasilnya gak banyak tapi cukup untuk kebutuhan," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Candai Panglima TNI dan Kapolri

57 tahun lalu

Prabowo Hadiri Pekan Nasional Petani dan Nelayan di Gorontalo, Kenakan Peci Karanji 

57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Prabowo: Mereka Harap Dapat Bantuan Lebih Banyak Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal