May Day, Buruh Perempuan Tuntut Pekerjaan Domestik Rumah Tangga Diakui

Jonathan Simanjuntak
Massa buruh perempuan ikut turun ke jalan pada aksi May Day. Mereka menuntut pekerjaan domestik seperti mengurus rumah tangga diakui. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

"Pada kesempatan ini kami transpuan ingin menuntut pekerjaan yang layak, pekerjaan formal di mana kami tidak didiskriminasi dengan status gender kami," kata Victoria.

Dia menegaskan kaum transpuan juga ingin mendapatkan pekerjaan yang layak. Sebab, menurutnya, perusahaan banyak yang alergi terhadap penampilan kaum transpuan.

"Biasanya kalau perusahaan formal atau pemerintahan lihat penampilan kami begini aja sudah ditolak," tuturnya.

Selain massa Aliansi Perempuan Indonesia dan Sanggar Seroja, aksi May Day juga diikuti sejumlah organisasi dan kelompok buruh lain.

Rencananya lokasi aksi akan bergeser ke Stadion Madya Gelora Bung Karno pada siang nanti.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Megawati Tegaskan PDIP Terus Berjuang untuk Kesejahteraan Buruh

Megapolitan
1 hari lalu

Ragunan Diserbu Wisatawan saat Libur Panjang May Day, Tembus 23.000 Orang

Nasional
1 hari lalu

Libur May Day, Volume Lalin di 3 Tol Regional Tembus 181.962 Kendaraan

Nasional
1 hari lalu

Polisi Dalami Aktor dan Donatur di Balik Rencana Aksi Rusuh saat May Day

Nasional
1 hari lalu

101 Orang yang Diamankan saat May Day, Kini Dipulangkan ke Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal