Kumpulkan Direksi Rumah Sakit, Bima Arya Singgung Kode Etik Kedokteran

Haryudi
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. (Foto: Haryudi).

BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengumpulkan puluhan direksi rumah sakit se-Kota Bogor, Rabu (2/12/2020). Pertemuan dilaksanakan secara virtual.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut, yaitu membahas polemik yang terjadi belakangan ini hingga masalah ketersediaan ruang isolasi virus corona (Covid-19).

Pada kesempatan itu Bima sempat menyampaikan regulasi tentang kode etik kedokteran dan medis menyangkut kerahasiaan pasien menyusul polemik RS UMMI Bogor yang sempat merawat Habib Rizieq Shihab.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat menghargai kode etik tersebut, namun Pemkot Bogor juga memiliki kewenangan untuk mengetahui, merujuk pada pasal yang diatur dalam regulasi terkait untuk mengantisipasi wabah penyakit menular guna pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno meminta kepada rumah sakit rujukan Covid-19 yang telah ditunjuk Pemkot Bogor maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk meningkatkan kapasitas tempat isolasi dan ICU. Saat ini, kata dia ada 21 ruang ICU atau 11 persen dari total seluruh rumah sakit.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
6 bulan lalu

Prabowo Gelar Retret di Hambalang Besok, Diikuti Seluruh Anggota Kabinet

11 bulan lalu

Mayoritas Daerah Pilih Naikkan PBB-P2 Imbas PAD Masih Rendah

11 bulan lalu

Duh! 104 Daerah Tercatat Naikkan PBB, Ada yang di Atas 100%

1 tahun lalu

Heboh Isu Penjualan Pulau Indonesia, Kemendagri Siap Berikan Penjelasan ke DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal