"Setelah itu kita langsung menghubungi untuk Gegana dan Densus 88 tentunya, karena memang ini domainnya dari Gegana dan Densus 88. Lanjut, kemudian setelah datang dari Gegana dan Densus 88, langsung menyisir di dalam," ujar Norma.
Nurma menjelaskan proses penyisiran telah berlangsung lebih dari dua jam. Tim Gegana memeriksa setiap sudut sekolah secara detail untuk memastikan ada atau tidaknya bahan peledak sesuai ancaman yang disampaikan pelaku.
"Untuk Gegana sendiri sudah menyisir, sudah lebih kurang 2 jam lebih untuk menyisir SD Negeri Srengseng Sawah 15. Untuk penyisirannya masih ada di dalam. Jadi kita tunggu saja informasi yang didapat, nanti pasti kita infokan kembali," kata Norma.