"Kerugian ditaksir Rp600 juta dengan luas area 8x25 meter=200 meter persegi," kata Asril.
Menurutnya, kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek (korsleting) listrik. Kronologi kebakaran dimulai ketika Kantor BPOM sedang ada perbaikan panel di gedung lorong F Timur dan F Barat.
"Ketika menaikan MCB, timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman karena asap yang ditimbulkan pekat. Petugas kewalahan melakukan pemadaman," ucapnya.