Kisah Para Pencari Suaka Hidup di Trotoar Jalan Kebon Sirih Jakarta

Wildan Catra Mulia
Para pencari suaka asal Somalia dan Afghanistan di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). (Foto-foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

Untuk kegiatan mandi cuci kakus (MCK), mereka mengandalkan toilet masjid. Tak banyak aktivitas dilakukan. Di kala siang, para laki-laki umumnya berteduh di bawah pohon dan berbincang satu sama lain.

Begitu pula para perempuan. Di bawah payung mereka mengobrol dan menjaga anak-anak atau bayinya. Jika mengantuk, mereka begitu saja merebahkan tubuhnya di atas hamparan tikar sederhana di atas trotoar. Adapun saat malam tiba, sejumlah tenda lusuh didirikan sebagai tempat beristirahat.

Pencari suaka asal Afghanistan tidur di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta. (Foto: Antara/Galih Pradipta).

Parisa mengaku enggan dikembalikan ke negaranya. Afghanistan, kata dia, sedang dilanda kecamuk perang.

"Saya ingin memiliki rumah untuk tinggal seperti orang lain untuk tidur. Tidak ada orang yang mau seperti ini. Saya gak mau ke Afganistan karena di sana perang. Saya mau tempat yang aman," katanya.

Parisa tak peduli dengan pandangan banyak pejalan kaki atau pengendara yang hilir mudik di Jalan Kebon Sirih. Mereka kini berharap ada pertolongan dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Libatkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Tampung 10.109 Murid

57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Daya Tampung Capai 245.980 Murid Baru

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

57 tahun lalu

Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal