BEKASI, iNews.id - Suasana di rangkaian KRL tujuan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin (27/4/2026) malam mendadak mencekam bagi pasangan suami istri (pasutri) Subur Sagita (51) dan Yunita Endang (41). Keduanya merupakan korban selamat dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Subur mengaku, pada malam itu baru saja pulang kerja dan menumpangi KRL Commuter Line dari Stasiun Kampung Bandan. Sementara, sang istri menunggunya di Stasiun Cakung. Keduanya kemudian meneruskan perjalanan menuju Stasiun Tambun.
Cahaya yang tiba-tiba menyilaukan pandangan matanya menjadi penanda awal KA Argo Bromo Anggrek menghantam kereta yang dia tumpangi. Kakinya pun merasakan getaran hebat ketika kecelakaan.
Suasana pun seketika penuh dengan jerit suara penumpang. Dia yang tengah berdiri sambil memegang hand trap kereta ikut terpental imbas tabrakan tersebut.
"Pikir aku sih, kok ini kereta nggak jalan tapi ada getaran kan awal-awal kan. Nah aku liat sorot lampu, lep gitu kayak orang nyenter gimana sih, kayak orang nyenter abis itu udah orang ngejerit semua, ya begitu ngejerit kejadian duar gitu, mental," ucap Subur kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).