Iman menambahkan, guna menghindari hal tak diinginkan, pihaknya langsung meminta sopir mobil Jaklingko untuk mundur dan ke luar dari terminal. Para pengurus PO Bus AKAP dimediasi oleh pihaknya agar tak kembali berulang.
"Tadi sudah mediasi, baik dari pihak terminal maupun dari pihak Jaklingko. Itu operatornya Budi Luhur, dia paham dan mengerti, yaudah dia sekarang lagi cari tempat untuk pengendapannya. Jadi semuanya sudah dalam kondisi aman," ujar Iman.