Kelakar Pramono Soal Cuaca Panas Ekstrem: Terpenting Jakarta Bahagia, Hati Tidak Panas

Muhammad Refi Sandi
Kelakar Pramono Soal Cuaca Panas Ekstrem: Terpenting Jakarta Bahagia, Hati Tidak Panas (Foto: Ist)

Guswanto menambahkan, beberapa faktor menyebabkan suhu udara terasa lebih menyengat dari biasanya. Di antaranya adalah pergeseran semu matahari ke wilayah selatan Indonesia yang meningkatkan intensitas radiasi matahari, minimnya tutupan awan, serta masa pancaroba  peralihan dari musim kemarau ke musim hujan  yang ditandai dengan suhu udara tinggi dan cuaca tidak menentu.

“Minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaanbumi tanpa banyak hambatan. Kemudian masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang biasanya ditandai dengan suhu udara yang tinggi dan cuaca yang tidak menentu,” ujar dia.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Megapolitan
7 jam lalu

Curah Hujan Masih Tinggi, Pramono Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta

Megapolitan
16 jam lalu

Pemprov DKI Rampungkan Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

Megapolitan
6 jam lalu

Viral Pungli di Kota Tua, Pramono Ancam Copot Petugas Pemprov yang Terlibat

Megapolitan
18 jam lalu

Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal