Dia belum mengungkapkan pelat nomor dinas yang tertempel di mobil Fortuner itu milik TNI, Kementerian Pertahanan ataupun Lemhannas. Menurut dia, hal itu sedang ditelusuri.
"Jadi gini, aku belum secara detail belum bisa menyimpulkan mana-mana kan, cuma itu, yang penting mobil dinas," ujarnya.
Wakasatlantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sunaryo menuturkan, terdapat lima mobil dan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan dan saat ini tengah dalam penyelidikan. Peristiwa itu pun melukai dua orang.
"Untuk kronologi masih dalam penyelidikan, tapi kendaraan yang terlibat ada lima kendaraan, yang pertama kendaraan listrik, kedua minibus, ketiga minibus, keempat taksi, dan kelima minibus, terus dua motor," ujar Sunaryo.