Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka 80 Sekolah di Bekasi Ditunda

Putra Ramadhani Astyawan
Ilustrasi, penyemprotan cairan disinfektan di sekolah untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). (Foto: Antara).

Menurutnya, evaluasi akan terus dilakukan sembari menunggu arahan lebih lanjut dari gugus tugas tingkat Kota mengenai jumlah sekolah yang akan melakukan ATHB-SP."Kita menunggu arahan, kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama," ucapnya.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, jumlah sekolah tingkat SD dan SMP yang telah menggelar pembelajaran ATHB-SP saat ini sebanyak 220 sekolah. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dan telah memetakan sekolah yang di zona merah.

Selain itu, kata dia terus mengevaluasi, setiap sekolah wajib bekerja sama dengan Puskesmas setempat dan gugus tugas tingkat wilayah. Dinas pendidikan juga mengintruksikkan kepada Kepala Sekolah untuk selalu melakukan pengendalian Covid kepada warga belajar (peserta didik, guru, TU, OB dan security).

Kemudian menyediakan sarana penunjang protokol kesehatan setiap hari selama proses belajar mengajar dan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat."Kami masih terus melakukan evaluasi serta menunggu arahan dari Gugus Tugas , kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama,” katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pelaku Utama Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bekasi Ditangkap

6 hari lalu

Anak Tak Lolos SPMB, Orang Tua Protes Gembok Pagar SMPN 6 Tambun Utara Bekasi

13 hari lalu

Bocah Diduga Kena Peluru Nyasar saat Main di Bekasi, Polisi Turun Tangan

18 hari lalu

Perluas Akses Investasi bagi Masyarakat, MNC Sekuritas Resmikan Kantor Cabang Bekasi Galaxy

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal