Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menuturkan, kendaraan berbasis listrik sangat baik dalam pemanfaatan energi. Tidak hanya itu, dari sisi kenyamanan berkendara juga tidak kalah jauh dari kendaraan bermotor berbasis bahan bakar.
"Jadi, ini tadi kita uji coba terasa nyaman, bayangkan bila lebih banyak lagi kendaraan yang tidak keluarkan polusi udara, betapa nyamannya kota kita," ucap Anies.
Sementara itu Sripeni menuturkan, kampanye Jakarta Langit Biru membawa setidaknya dua manfaat. Pertama, bagi pribadi, penggunaan kendaraan listrik jauh lebih hemat. Di sisi lain bagi pemerintah, penggunaan kendaraan listrik akan menghemat APBN.
”Jadi luar biasa sekali. Masyarakat tak perlu khawatir dengan kendaran listrik,” ujarnya.
Karnaval Jakarta Langit Biru berlangsung mulai pukul 14.00-18.00 WIB. Rute konvoi dimulai dari kawasan Patung Pemuda (Bundaran Senayan), Jakarta Selatan, menuju Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, dan kembali lagi ke Patung Pemuda dengan jarak tempuh kurang lebih 10 km (PP) dan durasi kurang lebih 50 menit. Total ada sekitar 414 kendaraan listrik yang terlibat di karnaval tersebut.
Karnaval Jakarta Langit Biru 2019 juga merupakan rangkaian kampanye Formula E yang akan digelar di Jakarta pada 2020. Acara dimeriahkan dengan para pecinta otomotif dan sejumlah grup band papan atas Indonesia.