JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap motif upaya penculikan terhadap kakek berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku yang berinisial CW (31) merasa dendam terhadap lansia tersebut karena hubungan dengan anak korban tak direstui.
“Diduga karena masalah asmara atau hubungan yang tidak direstui oleh korban. Tersangka CW selaku otak pelaku ingin membawa dan bertemu secara langsung dengan korban untuk kepentingan pribadi yang berkaitan dengan saudari CKH, anak dari korban. Karena adanya penolakan hubungan dari keluarga korban," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, dikutip Selasa (16/6/2026).
Dia menerangkan, GH menolak hubungan tersebut lantaran pelaku CW sudah memiliki anak dan istri. Pelaku kemudian mengajak kenalannya di gym, FAP (26), untuk menculik korban.
“Jadi awalnya itu dia (pelaku) minta ketemu, semenjak akhirnya ayahnya tahu dia (pelaku) punya anak istri, dia di-cut off. Dia minta untuk ketemu si korban ini cuma sudah diblokir, akhirnya dia nekat," ujarnya.
CW beralasan ingin menculik GH untuk berkomunikasi tentang hubungannya dengan anak korban. Meski begitu, polisi masih terus mendalami kasus tersebut.