Jenazah Pasien Covid-19 Nyaris Tertukar di RSUD Kota Bogor, Ini Evaluasi dari Bima Arya

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya mengevaluasi kinerja petugas di RSUD Kota Bogor setelah insiden nyaris tertukarnya jenazah pasien covid-19. (Foto: Okezone/Putra Ramadhani)

Di samping itu, tambah Bima, RSUD Kota Bogor tengah mengalami krisis tenaga kesehatan. Hal itu menurutnya menjadi penyebab kekeliruan saat petugas forensik mengambil jenazah pasien karena tidak ada perawat yang berjaga.

"Itu juga (krisis tenaga kesehatan). Kenapa kosong karena banyak tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar covid-19. Tenaga kesehatan yang terpapar kemudian jadi kurang. Saya minta diatasi itu, kan sekarang juga lagi ada proses rekutmen nakes oleh RSUD," tutur Bima.

Seperti diketahui, masyarakat beberapa hari lalu dihebokan dengan insiden jenazah pasien covid-19 yang nyaris tertukar di RSUD Kota Bogor. Video kekecewaan keluarga pun beredar di whatsapp.

Setelah insiden itu, pihak RSUD Kota Bogor langsung meminta maaf kepada keluarga pasien. Persoalan itu pun telah selesai dan pihak keluarga hanya berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Resmikan RSUD KH M Thohir: Tak Boleh Ada Penyelewengan dan Korupsi!

57 tahun lalu

Prabowo bakal Sambangi Lampung, Resmikan RSUD hingga Hadiri Munas HIPMI

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Disalatkan Hari Ini, Dimakamkan di TMP Kalibata Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal