Jelang Idul Fitri, Harga Bawang Putih di Pasar Kramat Jati Stabil

Antara
Ilustrasi, bawang putih dan bawang bombai di pasar tradisional. (Foto: Istimewa).

Sementara itu, pemerhati pertanian Syaiful Bahari, menyampaikan persoalan kenaikan harga komoditi terkait impor seperti bawang putih, bombay dan gula, selama ini lebih banyak disebabkan oleh kebijakan restriksi atau pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah sendiri.

"Sebagai contoh bawang putih, komoditi ini selalu menuai kasus sejak 2014. Mulai dari gugatan di KPPU sampai operasi tangkap tangan oleh KPK. Sumber masalahnya satu SPI dan RIPH. Regulasi ini yang justru menyuburkan permainan kuota, penimbunan dan sampai rekayasa harga oleh sekelompok mafia pangan," katanya.

Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pasar Minggu, Jakarta Selatan diserbu pembeli, Sabtu (23/5/2020). Mereka berbelanja kebutuhan pokok untuk keperluan lebaran seperti daging, kelapa, santan dan bumbu masakan.

Pantauan di lokasi, para pembeli berjubel tanpa menjaga jarak fisik (physical distancing) sesuai aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Pembeli didominasi oleh kaum ibu, ada yang sendiri atau berkelompok dengan tetangga. Selain itu ada juga yang datang ditemani suami, bahkan ada juga yang membawa anak.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Bawang Putih hingga Telur Ayam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya!

57 tahun lalu

Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

57 tahun lalu

Viral Gunungan Sampah di Pasar Kramat Jati, Pramono: Sudah Bersih Kembali

57 tahun lalu

6 Contoh Sambutan Ketua RT Acara Halalbihalal 2026 yang Singkat dan Berkesan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal