Pramono menyebut, perayaan hari keagamaan juga menjadi wajah Jakarta sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi.
"Itu juga menjadi menurut saya sebagai apa ya, etalase atau simbol tentang Jakarta sendiri," tuturnya.
Pramono menjelaskan, selama ini hasil survei selalu menempatkan Jakarta di bawah kota besar lainnya seperti Bangkok dan Manila. Namun saat ini, Jakarta berada di posisi kedua di bawah Singapura.
"Jadi Jakarta yang selama ini selalu di bawah Bangkok dan Manila dan Kuala Lumpur, sekarang Jakarta hanya setelah Singapura, dan itu harus kita rawat, kita jaga bersama-sama," ujarnya.