Iklan Film Aku Harus Mati Dicopot karena Terlalu Seram, Pramono Larang Muncul Lagi

Danandaya Arya Putra
Pemprov Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan (dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah mendapatkan laporan dari anak buahnya soal iklan atau baliho film berjudul 'Aku Harus Mati'. Pihaknya telah menertibkan baliho tersebut karena dianggap memberikan dampak buruk di ruang publik. 

"Di lapangannya kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta dan Satpol PP dan termasuk biro iklan, baliho tersebut sudah kami turunkan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Dia meminta kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Menurutnya, pemasangan iklan sensitif demi menarik perhatian publik bisa menimbulkan dampak yang tidak baik bagi masyarakat.

"Prinsipnya adalah ini tidak boleh terulang kembali, yang seperti ini hanya untuk menarik (perhatian) publik, kemudian memasang iklan yang sensitif dan ini berdampak bagi masyarakat," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang terpasang di tiga lokasi ruang publik. Penertiban dilakukan karena iklan film 'Aku Harus Mati' itu dinilai meresahkan dan menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono bakal Bangun 11 Rusun Baru di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya  

57 tahun lalu

Pramono bakal Perpanjang Jam Operasional KRL-Transjakarta ke JIS saat Nobar Final Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Pramono Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Bakal Jadi Rumah Sakit Ibu dan Anak

57 tahun lalu

DTKJ Usul Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Diputuskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal