Pramono mengatakan, tarif untuk trayek baru ini yakni Rp3.500 selama tiga bulan pertama. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jakarta akan melakukan evaluasi untuk penyesuaian tarif.
"Selama tiga bulan ke depan, terutama dalam rangka menyambut Idulfitri, tarif tetap ditetapkan Rp3.500. Setelah tiga bulan, kami akan melakukan evaluasi karena beban operasional dan subsidi yang harus ditanggung cukup besar. Setelah masa evaluasi, tarif akan disesuaikan pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000," sambung dia.
Waktu tunggu bus untuk trayek ini akan berkisar antara 10-20 menit. Setiap harinya, 14 unit armada bus ini diperkirakan bisa mengangkut 1.900-2.000 penumpang.