Dia sendiri mengakui dirinya merupakan penerima beasiswa ketika mengenyam pendidikan di ITB. Dia menerima beasiswa dari Ikatan Orang Tua mahasiswa ITB.
"Saya tujuh bersaudara anak nomor tiga, anaknya guru, nggak mungkin bisa menyelesaikan sekolah saya di ITB pada waktu itu kalau tanpa beasiswa," ucapnya.
Sebelumnya, Pramono menegaskan, program ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi warga Betawi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
"Ada pendidikan khusus bagi warga Betawi yang ingin maju, maka akan kami siapkan beasiswa khusus, untuk anak-anak Betawi yang ingin sekolah di luar, nanti akan ada yang namanya LPDP Jakarta," ujar Pramono di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (12/4/2026).
Melalui program ini, Pemprov Jakarta menargetkan pengiriman sekitar 100 mahasiswa pada tahap awal.