Giat Imunisasi Cegah Difteri, Pemprov Pastikan Tidak Ada Vaksin Palsu

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau kepada warga Jakarta untuk tidak khawatir mendapat vaksin palsu dalam program ORI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengimbau kepada warga Jakarta untuk tidak khawatir dengan vaksin palsu. Menurut Anies, vaksin yang diberikan pemerintah melalui program ORI benar-benar berstandar nasional. Harapannya, bisa memutus penyebaran wabah difteri di Jakarta.

“Sudah tidak ada lagi vaksin yang didongeng-dongengkan kemarin. Kami pastikan ini sebagai ikhtiar kita untuk menciptakan warga yang sehat,” terang Anies.

Anies prihatin penyebaran difteri di Jakarta sudah masuk indikator kejadian luar biasa (KLB), serta terus ada peningkatan dari tahun ke tahun. Diketahui jumlah kasus difteri di Jakarta meningkat dari tahun 2014 sebanyak empat kasus menjadi sembilan kasus pada tahun 2015.

Kemudian sebanyak 17 kasus di tahun 2016 dan saat ini sudah ada 25 kasus. Karena itu, dia berharap kasus vaksin palsu yang sempat ramai diperbincangkan tidak menyurutkan niat masyarakat untuk mengikuti program ORI.

“Ini semua demi masyarakat yang sehat dan kuat. Jangan ada seperti itu (vaksin palsu),” pungkasnya.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Bersyukur WFH Ditetapkan Hari Jumat Bukan Rabu, Ada Apa?

57 tahun lalu

Asyik! Pekerja Jakarta Dapat Bonus Akhir Tahun dari Pemprov, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Cara Lapor Calo Antrian Pangan Bersubsidi Jakarta dan Pungli, Simak di Sini!

57 tahun lalu

Cara Daftar Antrean KJP Pasar Jaya November 2025 Lengkap Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal