Selanjutnya, saksi kembali mendatangi rumah korban untuk menanyakan pekerjaan, namun saksi terkejut saat masuk ke ruang kerja korban.
“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan banyak darah pada bagian muka dan kasur, dan selanjutnya saksi memberitahukan ini ke istri saksi dan saksi 2,” imbuh dia.
Sementara itu, saksi 2 tidak berani melihat keadaan korban dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian melalui call center 110 untuk menindaklanjuti kejadian ini.
“Saksi menerangkan bahwa tubuh korban bersimbah darah khususnya pada bagian kepala dan terdapat senjata jenis pistol yang berada di tangan kanan almarhum,” ungkap Seala.