Gara-Gara Petunjuk Dukun, 2 Remaja di Bekasi Babak Belur Dihakimi Warga

Abdullah M Surjaya
Dua remaja di Bekasi dihakimi warga karena dituduh mencuri. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNews.id - Muhamad Mahesa (19) dan Adam Nurahman (16) babak belur dihajar warga karena dituduh mencuri di Kampung Kemejing, Desa Suka Murni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Aksi main hakim sendiri itu dipicu petunjuk dari ahli supranatural atau dikenal dukun.

Setelah babak belur, korban Mahesa dan Adam kemudian diserahkan ke polisi. Selanjutnya, kedua korban dibebaskan oleh Polsek Tambelang karena tidak terbukti melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan warga.

Tidak terima dengan perlakuaan tersebut, didampingi kuasa hukum kedua remaja ini melaporkan ke Polres Bekasi. Sebelum melapor, kedua korban sempat dirawat di rumah sakit terdekat.

"Saya dijemput di rumah agar mengaku mencuri HP dan laptop, lalu dipukuli secara brutal, kata dukunnya saya yang mencuri. Padahal, saya tidak tahu apa-apa," ujar Muhamad Mahesa di Polres Metro Bekasi, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, aksi brutal tersebut terjadi Minggu (23/8/2020) malam. Dia berharap polisi mengusut penganiayaan melibatkan warga maupun dukun yang memberikan keterangan palsu hasil terawanganya tersebut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Ngaku Sadar Rem Blong sebelum Tabrakan Pemotor

57 tahun lalu

Polisi Amankan Sopir Truk usai Kecelakaan Maut Tewaskan 1 Orang di Bekasi

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Maut di Bekasi, Truk Diduga Terobos Lampu Merah

57 tahun lalu

Polisi Periksa CCTV dan Saksi Usut Kecelakaan Maut Truk di Bekasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal