TANGERANG, iNews.id – Kasus pencurian laptop seolah menjadi fenomena baru saat memasuki masa ujian nasional berbasis komputer. Sejak awal pelaksaan UNBK tingkat SMK pada 2 April hingga tingkat SMP pada 23 April, sudah puluhan laptop dari berbagai sekolah hilang dicuri maling. Ironisnya sampai sekarang belum ada satu pun kasus yang terungkap.
Terbaru, kasus hilangnya laptop pendukung UNBK terjadi di SMP PGRI Batu Ceper, Kota Tangerang, Rabu (25/4/2018) dini hari. Sembilan belas unit laptop yang disimpan di lab komputer hilang. Pelaku mengacak-acak ruang tersebut dan menyisakan sepuluh laptop.
Kepala SMP PGRI Batu Ceper Lutfi Suryadi mengatakan, diduga kawanan pencuri masuk melalui pintu depan dengan cara menjebol empat unit gembok besi. Pelaku lantas masuk ke dalam ruang komputer dengan menjebol pintu kayu ruangan. “Ada enam belas laptop yang hilang. Laptop ini untuk mem-backup UNBK siswa,” kata Lutfi, Rabu (25/4/2018) sore.
Peristiwa itu mempengaruhi pelaksanaan UNBK SMP PGRI hari ini. Dimana UNBK yang sejatinya diikuti 54 peserta harus dibagi dalam dua sesi. Sementara anak-anak yang mendapat jatah sesi kedua terpaksa waktu ujian molor satu jam lantaran di dipindahkan ke SMA Negeri 14 Tangerang.
Lutfi berharap kasus ini tidak mempengaruhi psikologis siswa dalam menghadapi ujian. Sekolah telah melaporkan pencurian ke Polres Metro Tangerang Kota.