Februari-Maret Jakarta Masuk Kategori Waspada DBD

Antara
Ilustrasi, pengasapan (fogging) penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). (Foto: Istimewa).

Langkah yang dilakukan di antaranya menyebarluaskan informasi ke masyarakat menggunakan media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Atau media sosial yang ada tentang waspada DBD dan pengendaliannya, yaitu dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Saat ini Pemprov DKI bekerja sama dengan BMKG dalam pengembangan model prediksi angka DBD berbasis iklim yang dapat diakses melalui http://bmkg.dbd.go.id/.

Pemodelan ini merupakan bentuk sistem kewaspadaan dini yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat dalam rangka antisipasi.

"Peningkatan sistem kewaspadaan dini penyakit DBD, melalui penguatan jejaring pelaporan kasus berbasis rumah sakit," katanya.

Kemudian pemeriksaan jentik oleh juru pemantau jentik (jumantik) minimal seminggu sekali, biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat. Peningkatan peran jumantik cilik/jumantik Sekolah dalam kegiatan PSN baik di sekolah maupun tempat tinggalnya.

"Melakukan upaya-upaya pengendalian DBD dengan kegiatan melakukan peningkatan PSN 3 M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD plus kegiatan lainnya dalam mengurangi gigitan nyamuk," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Tags:
Artikel Terkait
7 jam lalu

Studi UGM: Beban Ekonomi DBD di Indonesia Tembus Hampir Rp9 Triliun

9 jam lalu

Fakta Mengejutkan! Pasien DBD Butuh Waktu Pulih hingga 2 Pekan, Biaya Terus Bertambah

10 jam lalu

Studi UGM: Sakit DBD Bisa Habiskan Biaya hingga Rp5,6 Juta bagi Pasien Tanpa BPJS

10 jam lalu

Meski Punya BPJS Pasien DBD Masih Rogoh Kocek hingga Rp1,3 Juta, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal