"Dari peristiwa yang pertama itu dari KPAI, kemudian dari dinas dan instansi terkait tingkat provinsi, dengan pihak sekolah, pengurus sekolah, kepala sekolah, dan juga menghubungi orang tuanya," tuturnya.
Dia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua warga Jakarta dan sekitarnya. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan bijak.
"Mari kita gunakan itu secara bijak, agar situasi bisa kondusif dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.