DPRD Depok Minta Investigasi Kasus Manipulasi Nilai Rapor di SMPN 19 Dibuka Transparan

Muhammad Refi Sandi
SMP Negeri 19 Depok memalsukan nilai siswa (Foto: Refi Sandi)

DEPOK, iNews.id - Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Qonita Lutfiyah meminta hasil investigasi kasus manipulasi nilai rapor di SMPN 19 Depok dibuka secara transparan ke publik. Diketahui dalam kasus itu sebanyak tiga guru honorer dipecat.

"Kalau memang dirasa sanksi itu misalkan tidak sesuai berarti kan investigasi harus betul betul terbuka, menyeluruh dan transparan jangan sampai hasil investigasinya A ternyata kondisi rilnya B kan gitu ya artinya begitu," kata Qonita, Selasa (20/8/2024).

Qonita mengatakan dengan membuka hasil investigasi agar tidak memunculkan spekulasi oleh masyarakat.

"Ya supaya tidak memunculkan spekulasi pertanyaan atau suudzon supaya tidak simpang siur, tidak ada merasa benar disalahkan, salah dibenarkan kita buka saja. Ini kan masih tanda tanya semua nih saya gak bisa masuk terlalu dalam karena saya tidak tahu secara jelas saya minta dibuka secara terang secara menyeluruh," katanya.

Sebagai informasi, dalam skandal manipulasi nilai rapor sebanyak 51 siswa terpaksa dianulir dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) dari sejumlah SMA Negeri. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

GTV Pilih 17 Sekolah Terbaik dari Depok untuk Bertarung di Babak Nasional

57 tahun lalu

Kabur ke RI Selama 15 Tahun, Buronan Pelecehan Seksual AS Ditangkap di Bungker Depok

57 tahun lalu

Viral 2 Mahasiswa Sesama Jenis Mesum di Perpustakaan Kampus Depok

57 tahun lalu

Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sementara karena Perbaikan, Berikut Jalur Alternatifnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal