Menurut Budi, masyarakat tetap dapat memanfaatkan berbagai moda transportasi umum yang melayani kawasan tersebut selama CFD berlangsung.
Terdapat tujuh rute Transjakarta yang melintasi koridor HR Rasuna Said, yakni rute L13 (Puri Beta-Flyover Kuningan Express), 13E (Puri Beta-Flyover Kuningan), 4D (Pulo Gadung-Kuningan), 6 (Ragunan-Galunggung), 6A (Ragunan-Balai Kota via Kuningan), 6H (Senen-Lebak Bulus), dan 6M (Stasiun Manggarai-Blok M).
Selain Transjakarta, masyarakat juga dapat menggunakan layanan LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas-Harjamukti dan Dukuh Atas-Jati Mulya melalui Stasiun LRT Rasuna Said serta Stasiun LRT Setiabudi.
Adapun halte Transjakarta yang dapat dimanfaatkan pengguna transportasi umum berada di Halte Setiabudi, Halte Kuningan Madya, Halte Karet Kuningan dan Halte Rasuna Said.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan transportasi umum yang tersedia.
“Harapannya, HBKB di Jalan HR Rasuna Said dapat menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menghadirkan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi warga Jakarta," katanya.
Sebagai informasi, koridor CFD Jalan HR Rasuna Said memiliki panjang sekitar 4,4 kilometer. Jalur tersebut membentang dari arah utara ke selatan mulai Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca, serta dari arah selatan ke utara mulai Jalan Dr Satrio hingga Jalan Setiabudi Utara Raya/Setiabudi Tengah.