Cerita Warga Munjul Buat Urban Farming, Kini Omzet Jutaan Tiap Bulan

Oktorizki Alpino
Urban Farming di Munjul Jaktim membuahkan hasil (Foto: Oktorizki)

"Ini swadaya masyarakat, yang dipimpin langsung oleh Ketua RW. Untuk bantuan pemerintah pengadaan pupuk, pembinaan-pembinaan. Seperti menanggulangi penyakit atau peracikan pupuk organik cair," tuturnya.

Anggur hasil panen warga RW 06 Kelurahan Munjul, lanjut Yatno, dihargai sekira Rp100.000 per kilogram. Dari situ diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi warga. Selain menghasilkan pundi rupiah, kini kebun anggur di RW 06 Kelurahan Munjul berguna sebagai lahan penghijauan lingkungan dalam mempraktikkan urban farming.

"Diolah menjadi jus buah anggur, sudah lumayan. Omzet mereka per satu bulan bisa mencapai angka Rp7 juta. Digalang dengan bersama, nanti ada pembagian. Uang ini dengan pak RW diputar lagi, dari kebun kembali ke kebun," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRInita Perkuat Pengembangan Kebun Gangnam di Jakut, Jadi Ruang Produktif Warga

57 tahun lalu

Viral Pengantin Ditipu WO Rp83 Juta di Jaktim, Polisi Buru Pelaku

57 tahun lalu

Banjir Jakarta Pagi Ini, 26 RT di Jaktim Terendam

57 tahun lalu

Populasi Ikan Sapu-Sapu di BKT Jaktim Melonjak, Petugas Tangkap 86 Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal