Bus Sekolah DKI Jakarta Dialihkan untuk Antar Pasien Covid-19 ke Tempat Isolasi

Okto Rizki Alpino
Bus sekolah antar pasien Covid-19 (Foto: Istimewa)

Selain dituntut tepat waktu, seluruh petugas pun harus siap selama 24 jam. Sebab, kata dia, permintaan penjemputan tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, petugas dibagi ke dalam beberapa tim.

"Kita sudah bagi tim, jadi minimal satu tim itu ada tujuh orang dan memikiki tugas yang berbeda. Ada yang tugasnya mensurvei tempat kemudian berkoordinasi dengan lokasi evakuasi, kemudian ada yang bertugas memasang dan mencopot APD dan ada yang mengawal bus sampai menyemprotkan disinfektan," ujarnya.

Untuk memastikan petugas terbebas dari penularan Covid-19, petugas memodifikasi kabin penumpang dan kabin pengemudi. Selain itu, petugas yang berhak mengantar pasien Covid-19 ke tempat isolasi pun diseleksi secara ketat.

"Ada 30 orang dari 428 awak bus yang terpilih. Kita seleksi berdasarkan usia, kemudian riwayat kesehatan, kemudian keluarga, kita upayakan yang belum berkeluarga dan yang ketiga keterampilan dalam membawa bus," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Rano Karno: Washington DC Kalah

57 tahun lalu

Dapat Bantuan dari Anggota DPRD DKI Dina Masyusin, Warga: Alhamdulillah Rezeki sampai ke Tangan Saya

57 tahun lalu

Pramono Andalkan AI dan Teknologi Digital, Bidik Jakarta Masuk 20 Kota Global Dunia di 2045

57 tahun lalu

Catat! Berikut 10 Ruas Jalan Jakarta yang Ditutup Sementara saat Kunjungan Presiden Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal